Pages

Friday, November 16, 2018

Jumlah IPO 2019, Bos BEI: Jangan Lihat Targetnya!

INILAHCOM, Solo - Inarno Djajadi, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku sangat optimistis dengan jumlah calon emiten yang bakal menawarkan saham perdananya lewat mekanisme Initial Public Offering (IPO) di bursa saham pada 2019.

Meski jumlah IPO yang ditargetkan 2019 sama dengan target 2018, yakni sebanyak 35 emiten, Inarno mengharapkan agar angka tersebut tidak dijadikan patokan. "Sebab, berkaca ke 2018, target IPO 35 companies tapi yang tercapai justru 54 emiten baru. Bahkan, masih ada lebih 10 lagi calon emiten masih dalam pipeline," katanya dalam acara Media Gathering Pasar Modal 2018 di Solo, Jumat (16/11/2018).

Untuk menjaring IPO sebanyak-banyaknya, lanjut Inarno, pihaknya fokus melakukan pendalaman pasar. "Jika pasarnya dangkal, bursa kita sangat rentan terhadap sentimen eksternal. Ini akan berbeda jika pasarnya sudah dalam. Seperti air yang dangkal kita gampang kecepak-kecepek, kalau air dalam, kita yang orangnya yang tenggelam," ucapnya berseloroh.

Salah satu upaya pendalaman pasar, menurut dia adalah perhatian otoritas bursa terhadap peluang IPO UMKM dari segmen usaha rintisan alias startup. "Kita memberikan untuk SME Startup syarat-syarat yang jauh lebih mudah. Untuk pelaporan keuangan pun kita pangkas tidak perlu double--ke BEI dan OJK," ujarnya. "Kita juga akan menyediakan papan akselerasi untuk perusahaan-perusahaan IPO yang masuk kategori itu," tuturnya.

Rencana tersebut sejalan dengan inisiasi regulasi pengembangan pasar modal dalam rangka pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya yang terkait emiten adalah e-registrasi, yakni penyampaian pernyataan pendaftaran atau aksi korporasi secara elektronik.

Selain itu adalah bookbuilding elektronik, yaitu tersedianya aplikasi berbasis web yang dapat digunakan untuk mendukung proses penawaran umum perdana secara elektronik oleh para investor, calon perusahaan tercatat atau calon emiten, perusahaan efek, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan manajer penjatahan. [jin]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2TjsZzS

No comments:

Post a Comment