Pages

Monday, November 19, 2018

Pelepasan DNI Bisa Tingkatkan Kinerja UKM?

INILACOM, Jakarta - Kebijakan pemerintah melepas 54 sektor usaha kecil dan menengah (UKM) dari daftar negatif investasi (DNI), dinilai tidak berdampak negatif terhadap sektor tersebut. Malah, sebaliknya.

Demikian disampaikan Ekonom PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede. Pasalnya, kata Josua, sektor UKM itu memerlukan modal yang banyak. Dengan masuknya modal asing, maka UKM kedepan akan berkembang. Meskipun asing kedepan bisa menguasai 100% modalnya.

"Saya pikir UKM menjadi sektor yang perlu diperkuat juga. Kalau dilihat selama ini memang berbagai industri UKM masih ada kendala di permodalan," kata Josua lewat telpon, Jakarta, Senin (19/11/2018).

Dengan kepelimikan modal 100% oleh asing, Josua berharap UKM di Indonesia bisa berkembang. Kemudian kinerja dari UKM akan meningkat.

"Ini juga formalisasi dari usahanya sendiri. Ya makanya perlu ada permodalan cukup kuat dari sisi investasi baik dari domestik maupun PMA. Saya pikir diharapkan dengan investasi asing bisa meningkatkan kinerja umkm kita," ujar dia.

Adapun DNI adalah daftar sektor usaha yang disusun oleh pemerintah guna melindungi pengusaha dalam negeri agar tak bersaing dengan pengusaha asing. Jika sebuah sektor usaha masuk dalam DNI, pemerintah bisa membatasi kepemilikan modal asing dalam bidang tersebut.

Tapi, dalam paket kebijakan ekonomi XVI, pemerintah melepas sebanyak 54 sektor usaha yang bisa dimasuki oleh asing sampai kepemilikan modal sebesar 100%. Sektor usaha yang dilepas itu mulai industri pengupasan dan pembersihan umbi umbian, industri percetakan kain, industri kain rajut khususnya renda, perdagangan eceran melalui pemesanan pos dan internet, warung internet, sampai bank dan laboratorium jaringan dan sel. [ipe]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2ziCmqR

No comments:

Post a Comment