Pages

Monday, November 19, 2018

Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya Dilaporkan ke BK

INILAHCOM, Surabaya - Dugaan pelanggaran tata tertib (Tatib) DPRD oleh Sekretaris Komisi B DPRD kota Surabaya Edi Rahmat perihal kunjungan kerja (Kunker) ke Dinas Koperasi dan UKM dan Dinas Perindag kota Yogyakarta resmi dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD.

Anugerah Hariyadi, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, menyampaikan jika laporan ini berdasarkan haknya sebagai anggota dewan.

"Jadi kalau saya ingin melaporkan ke BK saya tidak perlu lapor ke Ketua Komisi. Justru saya ijinnya kepada ketua fraksi dan partai saya. Karena berita yang beredar bahwa yang bersangkutan sudah mengaku bahwasannya diperintah oleh ketua komisi," ujar Anugrah, Senin (19/11/2018).

Anugerah menambahkan, pada kesempatan ini Ia ingin mengklarifikasi beberapa isu yang merebak.

"Mazlan ikut sejak awal hari Rabu. Pertama yang jadi masalah yang bersangkutan menandatangi surat kunker itu hari Senin sore, saya tanda tangan suratnya Senin siang, yang mengakomodir 7 orang, sedangkan anggota Komisi B 10 orang. Saya kan unsur pimpinan dan hari Senin saya yang ada dikantor, sedangkan Mazlan dan Edi tidak ada di kantor sehingga saya sebagai unsur pimpinan wajib membuat surat itu," tegasnya.

Menurut Anugerah, Hari Senin 12 November 2018 kunker tujuan ke Jogja berangkat Selasa hingga Jumat telah diteken. Lantas, sekitar jam 3 sore Edi Rahmat datang ke Komisi B membuat surat terbaru dengan tujuan sama berangkat hari Rabu dan Sabtu.

"Celakanya lagi dia membuat surat yang ditanda tangani sendiri tetapi dia tidak hadir fisik di Jogja, Rabu dan Kamis tidak hadir, dia hadirnya Jumat dan Sabtu. Karena apa, dia Senin membuat surat kunker ke Jogja, Rabu nya dia terbang ke Jakarta ikut pansus tatib kunker," paparnya.

Pada kesempatan berbeda, Sekretaris Komisi B Edi Rahmat Sekertaris ketika dikonfirmasi terkait masalah tersebut memastikan jika semua biasa saja dan tak ada masalah.

"Secara langsung tidak pernah ada konflik, kalau kita ketemu biasa aja." ucap Sekertaris Komisi B itu.[beritajatim]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2A2CBGn

No comments:

Post a Comment