Pages

Friday, December 21, 2018

Freeport Janji Bangun Freeport dalam 5 Tahun

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas mengatakan, pembangunan pabrik pengolahaan dan pemurnian konsentrat alias Smelter akan dilakukan dalam lima tahun ke depan.

Pembangunan Smelter harus dilakukan oleh Freeport karena izin ekspor akan habis pada 2022. Nah apabila Freeport tidak membangun Smelter, maka hasil tambangnya tidak bisa diekspor.

"Itu akan kami bangun dalam waktu lima tahun," kata Tony usai penyerahan IUPK Freeport di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Namun demikian, dia belum bisa merinci tempat pembangunan Smelter. Pasalnya hal ini masih dilakukan pembahasan oleh internalnya. Yang pasti, pihaknya akan membangun Smelter.

"Akan segera kami tentukan dimana (tempat Smelter). Ini juga harapan pemerintah untuk memberikan nilai tambah," kata dia.

Sebelumnya Bambang Susigit sewaktu menjbat sebagai Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Susigit mengatakan, pembangunan smelter PT Freeport baru 2,47%.

"Kemarin kalau ngga salah sudah nambah kira-kira mencapai 2,47 persen. Tapi ini kan belum selesai evaluasinya," kata Bambang di Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Menurut dia, pembangunan smelter Freeport ini ditopang oleh beberapa studi. Misalnya lokasi smelter di Java Integreted Industrial and Ports Estate (JIIPE).

"(Lokasi) Di pinggir pantai. Jadi kalau jalan, itu sebelah kiri. Yang sudah dibuat kubangan air. Ada soil test, tes pemancangan, sudah ada studi geo tech, dan juga sudah ada basic desain. Tapi kan memang lokasi itu sewa. Karena kawasan industri, sewa ke JIIPE. Ngga boleh dimiliki," ujar dia.

Bambang mengamini, capaian ini memang belum maksimal. "Iya, belum ada progres yang signifikan. Kan belum selesai," kata dia. [jin]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2T6VGPB

No comments:

Post a Comment