Pages

Wednesday, January 16, 2019

Masuk DCT, KPU Tetap Minta OSO Mundur dari Ketum

INILACOM, Jakarta - KPU diserbu massa pendukung Oesman Sapta Odang (OSO) yang menuntut agar Ketua Umum Partai Hanura itu ditetapkan sebagai daftar calon tetap (DCT) anggota DPD, Rabu (16/1/2019).

Adapun massa yang berunjuk rasa mengatasnamakan berasal dari Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Cinta Demokrasi. Orator bahkan mengancam akan meruntuhkan gedung KPU jika tak menuruti keinginan mereka.

"Bila kata-kata kami tidak diindahkan, pemerintah dalam hal ini KPU, maka di depan jalanan akan kami genangi lautan manusia. Gedung ini akan kami runtuhkan," seru pada peserta aksi.

Adapun aksi yang dijaga polisi ini hanya berlangsung selama setengah jam, yakni sejak 12.00 hingga 12.35 WIB. Para peserta demo yang membawa beraneka spanduk yang meminta agar KPU tak membuat cacat pemilu DPD segera membubarkan diri.

Menyikapi demo inu, Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan pihaknya tetap akan merujuk pada Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 30/2018 yang melarang calon anggota DPD RI memiliki jabatan kepengurusan di partai politik.

"Kalau OSO masuk dalam DCT maka harus mengundurkan diri terlebih dahulu (dari kepengurusan partai)," ujar Ilham di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (16/1/2019).

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan akan mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 30/PUU-XVI/2018 yang melarang pengurus partai politik rangkap jabatan sebagai anggota DPD.

Hal ini menyikapi putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang menyatakan semua calon anggota DPD, termasuk Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) boleh masuk daftar calon tetap (DCT) di pemilu 2019. Meskipun, saat ini OSO masih memiliki hubungan dengan kepengurusan partai politik.

Meski demikian, Bawaslu menegaskan para caleg DPD wajib mundur dari partai politik beserta kepengurusannya jika sudah resmi terpilih dalam pemilu menduduki kursi parlemen.

Adapun merujuk pada putusan MK juga menyatakan seorang pengurus partai politik harus mundur dari jabatannya jika mencalonkan diri sebagai anggota DPD.

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2HaYGJs

No comments:

Post a Comment