Pages

Thursday, January 3, 2019

Warga Jombang Diteror Maling Tak Berbaju

INILAHCOM, Jombang - Warga di Perumahan Griya Tambakrejo Asri Jombang resah sejak satu bulan terakhir lantaran seringnya uang milik warga yang hilang. Tidak tanggung-tanggung, jumlah korbannya sudah sekitar 15 orang pemilik rumah.

Tentu saja, kondisi tersebut menimbulkan spekulasi bermacam-macam. Ada yang menyebut hilangnya uang warga secara berantai itu karena ulah mahluk jadi-jadian, ada pula yang menyebut hilangnya uang tersebut murni kriminal.

Spekulasi kedua itu pula yang diyakini Ketua RW Perumahan Tambakrejo, Umar Said. "Kalau menurut saya, hilangnya uang warga tersebut karena ada pencuri yang menyatroni rumah korban. Bukan seperti isu yang berkembang bahwa pencurian dilakukan mahluk gaib," kata Umar menegaskan, Kamis (3/1/2019).

Dugaan Umar itu bukan tanpa dasar. Namun berdasarkan data di lapangan. Umar menyebut, sekitar 15 warga yang kehilangan uang tersebut rata-rata rumahnya berlantai dua. Nah, di lantai dua itulah mereka kehilangan uang.

"Karena pintu rumah lantai dua itu jarang dikunci. Sebab sudah dianggap aman. Sementara yang dikunci hanya rumah di lantai bawah atau lantai satu. Nah, rata-rata yang kehilangan tersebut rumahnya berlantai dua," kata Umar merinci.

Fakta lainnya, lanjut Umar, berdasarkan laporan dari warganya, ada yang pernah memergoki pelaku ketika hendak masuk rumah. Ciri-cirinya, pria berusia sekitar 20 tahun. Dia mengenakan tas ransel tanpa memakai baju serta hanya bercelana pendek.

"Sempat tepergok dua kali, namun pelaku langsung kabur. Dia berhasil melompat pagar. Bahkan, saat itu, linggis milik pelaku juga ketinggalan di lokasi. Ini berdasarkan laporan warga kepada saya," kata Umar sembari menunjuk rumah yang dimaksud.

Ketua RW Perumahan Tambakrejo ini melanjutkan, besaran uang milik warga yang hilang bervariasi. Ada yang Rp500 ribu, ada pula yang sampai puluhan juta. "Kalau ditotal jumlah uang yang hilang mencapai Rp100 juta. Kami sudah berkordinasi dengan kepala desa serta RT guna meningkatkan keamanan," ujarnya. [beritajatim]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2F4U8Cv

No comments:

Post a Comment