
INILAHCOM, Jakarta - Massa aksi Awak Mobil Tangki (AMT) menerobos bahkan mencegat iring-iringan mobil Presiden Joko Widodo saat melintas di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (13/2/2019) malam. Kejadian itu tepatnya terjadi sekira pukul 18.54 WIB di Taman Pandang depan Istana.
"Pak Jokowi, berhenti. Turun dari mobil," seru sejumlah massa.
Alhasil, salah seorang massa aksi yang merupakan ibu-ibu menggunakan hijab warna pink berhasil menemui Jokowi di mobilnya dan berbincang. Namun, massa aksi lain tak bisa ikut mendekat lantaran dihadang petugas kepolisian dan Pasukan Pengamanan Presiden dengan senjata lengkap.
Iring-iringan Presiden sempat tertahan selama 15 sampai 20 menit lamanya. Dalam kejadian itu, lima orang pingsan hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit akibat bentrokan kecil dengan petugas pengamanan.
"(Yang pingsan) Dewi (35), Diki (34), Atikah (30), Juwarsih (35), Ujang Zuman (69)," ujar petugas Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Rianda di lokasi.
Untuk diketahui, aksi kelompok ini telah dilakukan selama sekira 9 hari berturut-turut di Taman Pandang. Ada beberapa tuntutan yang diminta. Pertama, meminta segera dibayarkan upah lembur yang belum dibayarkan sesuai nota sudinaker dan Kementerian Tenaga Kerja dan upah proses selama di-PHK.
Kedua, mempekerjakan kembali 1.095 AMT yang di-PHK massal dan secara sepihak.
Ketiga, pengangkatan sebagai karyawan tetap di PT. Pertamina Patra Niaga dan PT. Elnusa Petrofin, sesuai dengan nota sudinaker yang sudah disahkan oleh pengadilan. Keempat, para AMP meminta pembayaran hak pensiun bagi pekerja yang lanjut usia sesuai perundang undangan yang berlaku.
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2SPwYGW
No comments:
Post a Comment