
INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku kian khawatir dengan peredaran hoaks dan informasi menyesatkan publik di dunia maya, bahkan dunia nyata terkait pemilu 2019.
Komisioner KPU Wahyu Setiawan menuturkan pihaknya selama ini mengamati peredaran informasi menyesatkan yang kian hari semakin terkesan imajinatif.
"Sekarang ini beredar di media sosial informasi-informasi yang menurut saya tidak tepat, imajinatif dan menyesatkan publik," ujar Wahyu, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2019).
Ia pun mengetahui adanya informasi sesat yang menyerang KPU. Salah satunya, soal hoaks penghitungan suara yang dilakukan KPU menggunakan teknologi untuk memanipulasi data.
"Teknologi informasi itu bukan hasil resmi pemilu, tetapi sekedar alat bantu dalam rangka melayani kebutuhan informasi kepada masyarakat," jelasnya.
Wahyu mengaku heran bahwa penggunaan teknologi informasi untuk kebutuhan sistem informasi malah disalahkan dan memunculkan kecurigaan.
"Namun, pada hakikatnya tanpa kita melayani informasi melalui teknologi informasi juga tidak salah," pungkasnya. [ton]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2Ozwzny
No comments:
Post a Comment