Pages

Saturday, March 2, 2019

Prabowo Diibaratkan Kritik Raja yang Bermewahan

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Adhyaksa Dault mengungkapkan alasannya mendukung Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019 ini. Salah satunya karena Prabowo dinilai seperti tokoh Abdullah bin Abdul Kadir. Sosok tersebut kerap mengkritik para raja-raja Nusantara dahulu.

"Kenapa harus Prabowo-Sandi. Karena ada dulu Abdullah bin Abdul Kadir, Munsi, Munsi itu guru bahasa. Dia mengkritik raja-raja di Nusantara, dari mulai Sumatera hingga Jawa. Kenapa dia kritik, kok raja kita di Nusantara pada keenakan dengan kekayaan, disambut dengan tarian. Dia (Abdullah) katakan, kalau begini terus, takutnya Nusantara dikuasai asing oleh Eropa,'" kata Adhyaksa dalam acara Jaringan Alumni SMA dan SMK Seluruh Indonesia (Jasma) dikawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/3/2019).

Tak hanya itu, Abdullah juga membuat sebuah buku yang berisi kritikan terhadap kondisi Kerajaan-kerajaan Nusantara pada waktu itu. Buku tersebut berjudul Taman Raja-raja dan Mahkota Raja-raja

Marah dengan hal tersebut, Abdullah pun diusir oleh para Raja. Akhirnya kapalnya tenggelam di Selat Malaka dan meninggal di Malaysia.

"Ketika Prabowo katakan tahun 2030 Indonesia bakal bubar, dibilang fiktif, nggak nyampe otaknya, padahal kalau dibiarkan terus-menerus bisa saja terjadi, sekarang aja luar biasa," tutur Adhyaksa.

"Nah makanya mudah-mudahan kita hadir di sini ada perubahan insyaallah 17 April 2019 nanti sudah ada Presiden dan Wapres baru," tandasnya.

Seperti diketahui, selain menulis buku tentang kondisi bangsa, Prabowo memang kerap melontarkan kritik terhadap para elite. Prabowo menilai sudah terlalu lama elite bermewah-mewahan dan melupakan rakyat. Saat ini menurut Prabowo sudah saatnya rakyat disejahterakan. [rok]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2UgBMTc

No comments:

Post a Comment