
Selalu kureguk sinar matamu,
keyakinan menghargai hari
Tak sangka helai demi
helai daun turun
mengubur tubuhmu dengan
kelam. Begitulah matahari
terbaring, membakar
rumput kuning.
Langit bernafas sunyi,
meniupkan lagu
kering. Kala
bel berdering, kukira kau
pulang, kubuka pintu,
angin melengos bisu.
[Wing Kardjo]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2UJ2kA2
No comments:
Post a Comment