Pages

Wednesday, April 3, 2019

Twitter Ferdinand Diretas, Demokrat: Tidak Bijak

INILAHCOM, Jakarta - Sekjen Partai Demokrat (PD) Hinca Panjaitan mengatakan peretasan akun Twitter Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean adalah contoh cara yang tidak bijak dalam berdemokrasi di Indonesia.

"Cara-cara yang tidak bijak, cara-cara yang kurang tepat, cara-cara yang tidak pas dalam demokrasi kita. Selain menghancurkan elektabilitas kader-kader itu sendiri, juga partai dan juga dukungan pada siapa calon presiden diajukan. Nah, menurut saya bukan itu esensi dari kompetisi ini," katanya di Jakarta, Rabu (3/4/2019).

Ia pun meminta semua pihak untuk menghentikan cara-cara yang tidak mendidik masyarakt cara berpolitik dan berdemokrasi yang baik. Penggunaan Media Sosial untuk menyerang pribadi disebutnya bukanlah suatu hal yang mendidik.

"Saya mengimbau kepada siapapun mari kita hentikan cara-cara yang tidak baik menggunakan medsos untuk menyerang pribadi, menjatuhkan lawa politiknya dengan cara-cara yang melanggar," katanya.

Hinca menyebut tak hanya Ferdinand yang menjadi korban peretasan, tapi Ketua Divisi Komunikasi Publik PD, Imelda Sari juga. Hinca menuturkan Imelda telah melaporkan peretasan yang dialaminya ke Bareskrim Polri.

"Ketua Divisi Komunikasi Publik kami, saudari Imelda Sari juga baru selesai ke Bareskrim. Tadi malam sampai pukul 01.30 WIB, saya kontak Imel dan yang jawab itu bukan dia. Saya minta teman-teman cek tadi subuh juga tidak ada dan kemudian siang tadi baru kita ketemu dan dia mengakui 'Saya nggak bisa kontrol WA Group saya'," ungkap Hinca.

Hinca mendesak Polri untuk segera menuntaskan peretasan yang dia yakini politis.

"Kami mohon pihak yang berwajib untuk menuntaskan, agar cara kita berdemokrasi sesuai dengan asas kita: langsung, umum, bebas, rahasia dan jangan lupa yang terakhir itu jujur dan adil," tuturnya. [hpy]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2WLhLon

No comments:

Post a Comment