Pages

Friday, May 10, 2019

DPRD Garut Sesalkan Taksi Online Jemput Jenazah

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPRD Garut Yudha Puja Turnawan menyesalkan kejadian viral dimana seorang warga masyarakat yang terpaksa menggunakan jasa taksi online untuk mengangkut jenazah karena tak sanggup membayar biaya ambulans.

"Permasalahan seperti ini seharusnya bisa diatasi. Kalau memang ambulans di RSUD dr. Slamet itu sedang beroperasi, kan bisa meminta bantuan pihak lain," katanya, Jumat (10/5/2019).

Ia menjelaskan, Pemkab Garut pada dasarnya memiliki layanan publik Sistem Informasi Jejaring Rujukan atau 'Sijeruk'. Sijeruk memiliki tim respons cepat untuk menangani keluhan masyarakat. Salah satunya mengevakuasi jenazah ke rumah duka.

Menurutnya, seharusnya RSUD dr. Slamet tempat jenazah dijemput oleh pengendara taksi online, terintegrasi dengan Publicly Safety Center (PSC) yang dimiliki Pemkab Garut tersebut.

"Menurut saya RSU sepertinya tidak terintegrasi dengan PSC sehingga saat ada pasien yang membutuhkan ambulans untuk membawa jenazah tidak bisa dipenuhi. Akhirnya memakai jasa Grab," sesalnya.

Ia menegaskan, sebenarnya banyak ambulans tersedia di Garut. Contohnya ambulans milik puskesmas maupun pihak swasta yang digratiskan untuk masyarakat.

"Sayangnya tidak terintegrasi dengan rumah sakut," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Sebuah kisah yang dianggap heroik sekaligus miris terjadi di Garut. Dimana dengan alasan mahalnya biaya ambulance, seorang sopir taksi online bersedia mengantar jenazah.

Yang lebih menarik lagi adalah, sopir taksi online itu adalah seorang perempuan bernama Yuni. Yuni menerima orderan mengantar jenazah dari RSUD dr Slamet, Garut ke Kecamatan Banjarwangi.

Kejadian ini sontak viral di Media Sosial. Salah satunya oleh akun Facebook Liputan Garut.

Pemesan taksi online menyebut jika biaya pengantaran jenazah menggunakan ambulans cukup mahal. Akhirnya pihak keluarga memilih memesan mobil menggunakan aplikasi taksi online. [ton]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2VdKWzp

No comments:

Post a Comment