
INILAHCOM, Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melakukan survei tentang Pemilih Muslim Vs Pemilih Muslim : Jokowi atau Prabowo? Capres - Cawapres di Enam Kategori Pemilih Muslim.
Pada enam kategori yaitu kategori asosiasi dengan ormas (organisasi masyarakat), kategori pandangan agama dan politik, kategori tipe negara ideal, kategori frekuensi praktik ibadah, dan kategori tokoh panutan. Dari semua kategori, pasangan Jokowi-Maruf unggul dalam survei.
"Mengapa Jokowi-Ma'ruf unggul telak di pemilih muslim? LSI Denny JA melihat ada 5 Alasan mengapa Jokowi-Ma'ruf bisa unggul telak. Pertama, Umat Islam merasa lebih terwakili dengan pasangan Jokowi yang memilih calon wakil presiden dari kalangan Ulama. Ma'ruf Amin adalah ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia), sementara Sandiaga Uno bukan tokoh yang dikenal dalam pergerakan Islam," kata peneliti LSI Rully Akbar dalam konfrensi persnya, Jumat (24/8/2018).
Kedua lanjut dia, umat Islam puas dengan kinerja Jokowi. Tingkat kepuasan (sangat puas/puas) masyarakat terhadap Jokowi mencapai angka 75 persen. Yang menyatakan sangat tidak puas/tidak minor di angka 21,5 persen, dan sisanya menyatakan tidak tahu tidak jawab. Masyarakat yang merasa puas akan cenderung untuk tetap memilih kembali kandidat yang sama.
"Ketiga lebih banyak karakter Jokowi yang lebih disukai pemilih Muslim. Keempat, lebih banyak karakter Ma'ruf Amin yang lebih disukai pemilih muslim," ujarnya.
Kelima umat Islam menyukai program yang menguatkan Ekonomi umat. Mayoritas pemilih muslim mendukung program menguatkan ekonomi umat, angka dukungannya mayoritas diangka 84.7 persen. Yang menyatakan program ini program biasa saja hanya 6.7 persen dan yang tidak suka lebih kecil lagi di angka 0.8 persen.
"Ini memperlihatkan dukungan publik terhadap program/isu ini. MUI di bawah kepemimpinan Ma'ruf Amin yang mempeloporinya," ujarnya.
Untuk diketahui, survei itu dilakukan terhadap 1.200 responden pada 12-19 Agustus, dua hari setelah penutupan pendaftaran Capres-Cawapres 10 Agustus. Survei dilakukan melalui face to face dengan metode multistage random dan margin of error kurang lebih 2.9 persen. Survei dilakukan di 33 Provinsi di Indonesia. [ton]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2wnJpwm
No comments:
Post a Comment