
INILAHCOM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Kaka Suminta meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI lebih komunikatif kepada sejumlah pihak, khususnya bagi para peserta Pemilu 2019.
"Harusnya ada dialog intens antara KPU dan partai politik. Asas penyelenggara Pemilu kan transparansi," kata, Kaka Suminta, Kamis (16/8/2018).
Kaka menjelaskan, diterapkannya tranparansi ini nantinya membuat masyarakat mengetahui seluk beluk tentang kepemiluan. Ia menegaskan, transparansi harus tetap diutamakan dan tidak boleh dihilangkan oleh penyelenggara Pemilu.
Ia pun menyebutkan sengketa antara KPU dengan sejumlah partai peserta Pemilu dalam pendaftaran Caleg beberapa waktu lalu. Beberapa partai yang bersengketa dengan KPU adalah Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Hanura.
"Masalah hanura mengkonfirmasi ada masalah tidak beres di komunikasi," tegasnya.
Dia juga mengkritik KPU yang lebih mendahulukan teknis administrasi, alih-alih memprioritaskan substansi kepemiluan.
"Seharusnya administrasi mendukung subtansi. Sehingga subtansi tidak terpenjara oleh administrasi dan komunikasi," ungkapnya. [ton]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2BbfZqV
No comments:
Post a Comment