
INILAHCOM, Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia melakukan survei tentang Pemilih Muslim VS Pemilih Muslim: Jokowi atau Prabowo? Capres-Cawapres di Enam Kategori Pemilih Muslim. Salah satu kategorinya yaitu pandangan terhadap agama dan politik.
"Apakah agama harus dipisahkan dengan politik, atau ini satu kesatuan. Segmen pandangan yang menyatakan agama dan politik adalah satu kesatuan tidak bisa dipisahkan, sebanyak 45,1 persen," kata peneliti LSI Rully Akbar dalam konfrensi persnya, Jumat (24/8/2018).
Kemudian lanjut Rully, pandangan Agama harus terpisah dari politik sebanyak 39,2 persen. Sisanya menyatakan tidak tahu tidak jawab.
Rully menambahkan, segmen yang menyatakan agama dan politik adalah satu kesatuan dan tidak bisa dipisahkan, mayoritas medukung Jokowi-Ma'ruf sebanyak 54,3 persen.
"Segmen ini yang dukung Prabowo-Sandi sebanyak 32,4 persen," ujarnya.
Kemudian segmen yang menyatakan agama harus terpisah dengan politik memperlihatkan hal yang sama, yaitu mayoritas mendukung Jokowi -Ma'ruf mendapat 60,5 persen, Prabowo-Sandi mendapat 28,7 persen.
"Dalam kategori pandangan agama dan politik Jokowi-Ma'ruf unggul disemua segmen," tandasnya.
Untuk diketahui, survei Pemilih Muslim VS Pemilih Muslim: Jokowi atau Prabowo? Capres-Cawapres di Enam Kategori Pemilih Muslim itu dilakukan terhadap 1.200 responden pada 12-19 Agustus, dua hari setelah penutupan pendaftaran Capres-Cawapres 10 Agustus.
Survei dilakukan melalui face to face dengan metode multistage random dan margin of error kurang lebih 2,9 persen. Survei dilakukan di 33 Provinsi di Indonesia. Survei dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.[jat]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2LrqRRc
No comments:
Post a Comment