Pages

Monday, September 24, 2018

BMRS Garap Proyek Mineral hingga 2020

INILAHCOM, Jakarta - PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS) melakukan kerja sama dengan NFC China untuk mengembangkan proyek seng dan timbal di Dairi, Sumatera Utara.

PT BMRS menjual 51% saham di PT Dairi Prima Mineral (DPM) kepada NFX sekinal US$18,8 juta. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Senin (24/9/2018).

"Bagian dari penjualan akan digunakan untuk deleverage neraca perusahaan dan untuk diakuisisi 20% saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) di DPM," kata Direktur BMRS, Fuad Helmy.

Perseroan saat ini terus melanjutkan penmgembangan pengolahan seng di Dairi dan proyek tembaga dan emas lainnya di Palu dan Gorontalo, Sulawesi.

"Kami berharap kemitraan dengan NFC akan memperbolehkan kami untuk memulai seng dan memimpin produksi dari DPM pada tahun 2020. Pada saat yang sama, sekarang proyek seng sudah dalam proses pembangunan dan berjalan. Kita sudah menyelesaikan hingga 86% proyek emas di Palu dan 80% proyek tembaga di Gorontalo. Kedua proyek berada di Sulawesi," kata Suseno Kramadibrata, Director & COO BRMS.

Untuk proyek Palu diharapkan dimulai memproduksi komersial di akhir 2020.

BRMS adalah emiten yang bergerak dalam bidang eksplorasi dan pengembangan pertambangan atas sumber daya mineral. BRMS saat ini memiliki cadangan-cadangan mineral meliputi tembaga, emas, seng, timah hitam dan logam berharga lainnya yang tersebar di berbagai kawasan di Indonesia.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Bumi Resources Minerals Tbk, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI) (pengendali) (10,07%) dan 1st Financial Company Limited (22,86%).

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2pyJSJa

No comments:

Post a Comment