Pages

Tuesday, October 2, 2018

Jengkel Ditagih Utang, Seorang Janda Gorok Bosnya

INILAHCOM, Kediri - Percobaan pembunuhan terhadap pimpinan lembaga pembiayaan Sinar Mas Kediri Jonny Suwono (44) akhirnya terkuak.

Pria di DSB Delta Caaabella No. 45 RT 22/06 Desa Ngingas Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo tersebut digorok oleh pegawainya karena latar belakang utang piutang.

Tersangka Ririn Septiviana (44) merasa jengkel karena ditagih hutang. Janda asal Perumahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri ini mengaku, tidak tahu-menahu persoalan pinjaman antara korban dengan mantan suaminya.

"Mantan suami saya katanya pinjam uang sebesar Rp250 juta. Katanya ada kerjasama dengan korban ini. Tapi saya tidak tahu, kesepakatan diantara mereka, karena tidak pernah diberitahu," ungkap Ririn, Selasa (2/10/2018).

Karena sering ditagih persoalan utang mantan suaminya, Ririn akhirnya marah. Dia kemudian menyerang korban dengan palu dan dua pisau dapur. Peristiwa itu terjadi di dalam sebuah mobil xenia di seputaran simpang empat Desa, Sukorejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Tetapi perempuan yang bekerja sebagai staff administrasi di lembaga pembiayaan Sinar Mas ini membantah merencanakan penyerangan tersebut. Dia berkelit berusaha menyelamatkan diri dari serangan yang dilakukan korban terlebih dahulu.

"Saya hanya membela diri. Dia menyerang saya terlebih dahulu. Kemudian saya rebut pisaunya dan terjadi peristiwa itu," kata Ririn.

Polisi menunjukkan barang bukti dua bilah pisah dapur yang masih berlumuran bekas darah korban dan sebuah palu. Benda tersebut yang dipakai pelaku untuk memukul dan menggorok leher korban. Tetapi pelaku membantah membawa tiga buah barang bukti. Melainkan, dia menemukan barang tersebut di dalam mobil yang ditumpangi.

Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal mengatakan, tersangka dijerat pasal 351 dan 355 KUHP tentang penganiayaan berat dan direncanakan. Terangka terancam hukuman selama tujuh tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, pimpinan lembaga pembiayaan Sinar Mas Kediri menjadi korban percobaan yang dilakukan pegawainya. Awalnya, korban dan pelaku dalam satu mobil perjalanan dari Kediri menuju ke Pare.

Mereka berniat menemukan salah seorang nasabah. Sesampainya di seputaran simpang empat Desa Sambirejo, mereka berhenti untuk menunggu nasabah tersebut. Diduga sempat terjadi cek cok mulut akhirnya pelaku menyerang korban. Pelaku memukul kepala korban dengan palu dan menusuk memakai pisau dapur.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sayatan sedalam 2 centimeter dan lebar 15 centimeter. Korban langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Kediri di Pare. Sementara pelaku diamankan ke Mapolres Kediri. [beritajatim]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2DMOqFJ

No comments:

Post a Comment