
INILAHCOM, Surabaya - Pola penyakit penyebab kematian di masyarakat mengalami pergeseran dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular.
Ini menjadi permasalahan sebab berdasarkan data Riskesdas tahun 2015, angka penyebab kematian karena penyakit tidak menular meningkat menjadi 57 persen.
Terkait hal itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (Dinkes Jatim), Kohar Hari Santoso. mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Menurut Kohar meningkatnya penyakit tidak menular ini berkaitan dengan perilaku masyarakat yang kurang menerapkan upaya promotif dan preventif dalam bidang kesehatan.
"Jadi ada 3 aspek yang harus diperhatikan oleh masyarakat untuk menjaga kesehatan, yaitu aspek kejiwaan, badaniah dan lingkungan," ungkap Kohar, Jumat (16/11/2018).
Kohar menjelaskan untuk aspek kejiwaan, yang perlu ditekankan yakni harus positif thinking dan husnudzon, karena jiwa itu mempengaruhi kesehatan badan.
"Sedangkan spek badaniah. Ini berkaitan dengan pemenuhan gizi dan pola makan. Contohnya, pemenuhan gizi bayi harus diperhatikan sejak masa kehamilan ibunya, selain itu juga harus diberikan ASI eksklusif hingga 6 bulan untuk menghindari stunting atau biasa disebut dengan gagal tumbuh kembang, yaitu tinggi badan kurang dan iQ rendah," terangnya.
Aspek ketiga, kata Kohar adalah aspek lingkungan, yaitu berkaitan dengan kecukupan air, cahaya matahari, udara dan sanitasi lingkungan,"Tiga hal itulah yang harus dipenuhi oleh masyarakat," terangnya
Kohar menambahkan ada beberapa hal yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat, antara lain lingkungan (45 persen), perilaku masyarakat (30%), fasilitas pelayanan kesehatan (20 persen), dan genetika (5 persen).
Ukuran untuk derajat kesehatan masyarakat itu adalah angka harapan hidup. Angka harapan hidup ini merupakan ukuran kesejahteraan masyarakat.
"Berdasar data BPS Jatim Tahun 2017, Angka harapan hidup masyarakat di Jawa Timur sebesar 70,80, sedangkan Indeks Pembangunan Manusia di Jawa Timur pada tahun 2017 mencapai 70,27, naik dari tahun 2016 yang hanya mencapai 69,76," ujarnya. [beritajatim]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2DK0UNz
No comments:
Post a Comment