Pages

Sunday, January 6, 2019

PEP Asset 1 Bantu Kerajinan Purun Kelompok Serasi

INILAHCOM, Langkat - PT Pertamina EP (PEP), anak usaha PT Pertamina (Persero) mengimplementasikan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Unit bisnis Pertamina EP Asset 1 Pangkalan Susu Field terhadap Kelompok Serasi yang mengembangkan kerajinan anyaman purun di Jalan Paluh Tabuhan, Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Gondo Irawan, Pertamina EP Asset 1 Pangkalan Susu Field Manager, mengatakan, Pertamina EP memiliki komitmen tinggi dalam memberdayakan masyarakat di sekitar operasi. Kepedulian Pertamina EP terhadap kelompok perajin purun di Lubuk Kertang selain untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, juga mempertahankan warisan leluhur yang sudah ada di desa tersebut agar tidak lekang oleh zaman.

"Bahan baku purun banyak tersedia cukup banyak di desa ini. Karena itu, Pertamina EP Asset 1 Pangkalan Susu mendukung program yang dilakukan Kelompok Lestari. Apalagi secara ekonomi, kerajinan anyaman purun ini juga menguntungkan bagi masyarakat," ujar Gondo, Minggu (6/1/2019).

Gondo mengatakan, Pertamina EP Asset 1 Pangkalan Susu telah membina Kelompok Lestari sejak akhir 2015. Diawali pemberian pelatihan bagi anggota kelompok mengenai kerajinan anyaman purun, Pertamina EP Asset 1 Pangkalan Susu juga memberikan bantuan lainnya untuk mendukung kegiatan kelompok.

"Kami memfasilitasi penyediaan mesin untuk pembuatan kerajinan purun, juga material untuk pembangunan ruangan bagi anggota Kelompok Serasi bekerja," ujar Gondo.

Nanang Abdul Manaf, Presiden Direktur PEP meninjau Kelompok Serasi yang mayoritas kaum ibu tengah membuat kerajinan anyaman purun, Minggu lalu (30/12/2018).

Selanjutnya Nanang memberi motivasi mengenai peran PEP dalam mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat sekitar operasi perusahaan. "Program pemberdayaan masyarakat di bidang perekonomian adalah salah satu bentuk CSR Pertamina EP selain program lain seperti lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur (fasilitas sosial/fasilitas umum)," ujarnya.

Nanang menjelaskan, PEP terus berupaya mengimplementasikan nilai-nilai ketaatan dalam bisnis, penggunaan sumber daya alam yang efisien, dan mengurangi kesenjangan kesejahteraan dengan program pemberdayaan masyarakat harus terus ditingkatkan.

"Dukungan terhadap pemberdayaan Kelompok Serasi adalah bentuk konkret kami dalam penerapan 3P: people, planet, dan profit," ujarnya.

Nurjanah Hasibuan, Ketua Kelompok Serasi, mengatakan anggota kelompok awalnya belasan orang yang berdomisili di Dusun I Janggus, Dusun II Paluh Tabuhan dan Dusun V Kelapa 6 Desa Lubuk Kertang.

Kelompok Serasi, kata dia, fokus kepada pengembangan kerajinan anyaman dari purun, jenis tumbuhan rumput yang hidup liar di dekat air atau rawa.

Sekedar informasi saja, Purun merupakan tumbuhan sejenis daun pandan yang hidup di sekitar rawa. Gulma liar ini, tumbuh alami sehingga tidak memerlukan pemeliharaan. Jadi, tidak perlu khawatir kehabisan stok karena tersedia banyak.

Batang-batang purun yang telah dipanen, dijemur hingga kering. Kemudian ditumbuh hingga pipih dan dibersihkan, dan diberi pewarna. Setelah melewati proses tersebut, purun benar-benar dapat dijadikan bahan baku dan dianyam menjadi tikar dan barang kerajinan lainnya. "Kami membeli dari warga Rp50 ribu per ikat purun. Per bulan butuh sektiar dua ikat purun, satu ikatnya sekitar lima kilogram," katanya.

Nurjanah bersyukur atas dukungan dari PEP Asset 1 Pangkalan Susu Field. Awalnya, PEP memberikan pelatihan soal kerajinan purun, Dilanjutkan dengan pemberian batuan berupa alat-alat yang dibutuhkan kelompok.

"Pertamina EP menyediakan mesin jahit, juga kulit-kulit (imitasi) yang dibutuhkan sebagai bahan baku pembuatan kerajinan purun serta pembangunan ruangan untuk bengkel kerja," ujarnya. [ipe]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2RF15A2

No comments:

Post a Comment