Pages

Wednesday, April 10, 2019

KSPSI Dukung Jokowi Revisi PP Tentang Pengupahan

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mendukung rencana calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) yang ingin merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

"Revisi PP 78 sangat ditunggu seluruh buruh Indonesia, karena soal pengupahan yang diatur PP Nomor 78/2015 masih menjadi polemik di kalangan buruh. Kami dukung rencana Pak Jokowi mau merevisi PP tersebut," kata Andi Gani, Rabu (10/4/2019).

Di samping itu, Andi Gani mengatakan program Jokowi menyiapkan sembako murah, kartu pra kerja dan rumah murah untuk buruh juga harus didukung. Apalagi, Jokowi juga cinta kepada buruh migran dengan memberikan perlindungan pekerja migran di luar negeri.

"Maka, mari para buruh Indonesia mendukung Jokowi dan berjuang keras untuk memenangkan Jokowi dalam pilpres 17 April," ujarnya.

Sementara, Andi Gani mengatakan apel akbar tegak lurus kesetiaan relawan buruh sahabat Jokowi bukan hanya sajadigelar di Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Selasa (9/4/2019). Namun, di seluruh negara seperti Hongkong, USA, Macau, Taiwan dan lainnya.

"Apel yang digelar di Kabupaten Bandung merupakan penghormatan dan sejarah luar biasa, karena hadir pimpinan relawan buruh sahabat Jokowi Hongkong yakni Jumaiti," tandasnya.

Untuk diketahui, Jokowi berjanji akan bentuk tim bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan federasi buruh lainnya untuk merivisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Hal itu Jokowi sampaikan saat kampanye bersama Relawan Buruh 'Sahabat Jokowi' yang digagas Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea di Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019).

"Nanti kita bentuk tim bersama dengan KSPSI dan seluruh federasi untuk revisi PP 78. Kita bicara bareng-bareng duduk satu meja. Setuju?" kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga menjanjikan akan terus membangun rumah murah untuk para pekerja dan buruh meskipun sekarang sudah dimulai. Bahkan, beberapa rumah sudah yang dihuni.

"Kita akan lanjutkan dalam jumlah yang lebih besar, ini penting sekali," ujarnya. [ton]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2GfqdHq

No comments:

Post a Comment