
INILAHCOM, Jakarta - Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat telah memberikan trauma healing terhadap siswi SMP berinisial Aud (14) yang dikeroyok sejumlah pelajar SMA di Kota Pontianak.
Ketua KPPAD Kalbar Eka Nurhayati menceritakan kasus ini berawal dari adanya permasalahan dengan seorang remaja pria yang merupakan mantan dari salah seorang pelaku. Adapun jumlah pelaku sebanyak 12 orang siswi SMA dari berbagai sekolah di Kota Pontianak.
"Dua orang provokator, tiga orang pelaku utama, sementara 7 sisanya menyaksikan tapi tidak menolong dan tidak melerai," ujar Eka.
Dari informasi yang didapat, pengeroyokan ini bermula dari seorang remaja pria yang merupakan kekasih salahsatu pelaku berinisial DA. Diketahui, remaja pria tersebut adalah mantan kekasih PO yang juga sepupu dari korban yang berinisial Aud.
DA mengaku kesal lantaran kekasihnya masih sering berhubungan dengan mantannya yang berinisial PO, sepupu korban Aud. Kasus percintaan remaja sekolah ini pun berlanjut ke media sosial sampai muncul komentar-komentar yang menyulut permusuhan.
"Korban A ini sering nimbrung dan komentar di medsos. Ini ternyata memancing emosi pelaku," jelasnya.
Sebelumnya, seorang siswi SMP berinisial Aud (14) dikeroyok secara brutal oleh sejumlah pelajar SMA di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Akibatnya korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan di rumahsakit.
Peristiwa bermula saat korban dijemput oleh salahsatu dari pelaku yang berinisial DA di kediaman kakeknya pada 29 Maret 2019 lalu. DA meminta korban untuk bertemu dengan sepupunya berinisial PO untuk membicarakan sesuatu.
Setelah bertemu dengan PO, ternyata yang jemput tidak sendiri tapi empat orang. Kemudian Aud dan PO dibawa ke tempat sepi dan terjadi cekcok hingga terjadi keributan antara DA dengan PO.
Tiga orang lainnya yang merupakan teman DA yakni NN, TP dan FC pun langsung mengeroyok Aud dengan cara menjambak rambut, membenturkan kepala korban ke aspal dan menginjak perut korban.
Atas perlakukan tersebut, korban mengalami luka dalam di bagian kepala dan hidungnya mengalami pendarahan. Parahnya lagi, rekan DA lainnya berinisial TR merusak kemaluan korban dengan cara mencolok-colokkannya dengan jari tangan hingga mengakibatkan pembengkakan. [adc]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping http://bit.ly/2G0emLZ
No comments:
Post a Comment