Pages

Friday, November 30, 2018

Apakah Kerjamu Hanya Supaya Perutmu Kenyang?

DI sebuah desa kecil ada seorang anak yang sedang berjalan melintasi lokasi yang akan dibangun sebuah sekolah. Anak itu melihat ada tiga orang yang sedang bekerja di sana.

"Pak, sedang mengerjakan apa?" tanya anak itu kepada tukang pertama.

"Kamu bisa lihat sendiri, saya ini seorang tukang, saya sedang mengerjakan pekerjaan saya sebagai tukang bangunan" jawabnya.

Lalu anak itu menanyakan pertanyaan yang sama kepada tukang kedua "Pak, sedang mengerjakan apa?"

"Saya sedang membantu sekolahan ini membuat gedung sekolah." jawab tukang kedua.

Lalu anak itu juga menanyakan pertanyaan yang sama kepada tukang ketiga "Pak, sedang mengerjakan apa?"

Tukang ketiga menjawab, "Saya sedang membangun mimpi anak-anak di desa ini supaya mereka berani bermimpi lebih tinggi dan meraih cita-citanya, sehingga mereka membawa manfaat di masyarakat."

Kawan, itulah visi, kita mungkin melakukan hal yang sama persis dengan rekan kerja kita, kita mungkin melakukan bisnis yang sama dengan rekan maupun pesaing-pesaing kita. Tapi milikilah visi yang jauh di depan sana dan mampu menggetarkan jiwa bagi siapa saja yang mendengarnya.

Tanyakan kepada diri kita sendiri, apakah pekerjaan yang kita lakukan saat ini hanya untuk mengisi perut bulan depan?

Terlebih ibadah kita, apakah hanya untuk menggugurkan kewajiban? ataukah kita memiliki visi yang jauh untuk di akhirat nanti?

[Ardho Fortana]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2zzFz5v

Reuni 212 Bentuk Dukungan Perjuangan Ulama

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP PKS Al Muzamil Yusuf mengatakan pada dasaranya terkait keiukutsertaan kader PKS dalam Reuni Akbar 212 sudah disampaikan oleh Presiden PKS Sohibul Iman. Dimana kader diizinkan ikut karena mengingat perjuangan para ulama.

"Sesuai pernyataan Presiden PKS, acara ini kita ikuti adalah bentuk kecintaan kepada para ulama serta dukungan kita pada perjuangan mereka dimana mereka adalah pewaris dari para nabi," katanya kepada INILAHCOM, Jumat (30/11/2018).

Ia menjelaskan, PKS juga memandang para ulama sebagai tokoh pemersatu yang ikut dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Keikutsertaan ini adalah cara PKS memberi penghormatan pada para ulama ini.

"Dalam konteks keindonesiaan, para ulama tidak diragukan lagi adalah yang ikut memerdekakan dan terus mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia bahkan mengisi kemerdekaan hingga hari ini. Oleh sebab itu kita mencintai dan mendukung penuh seluruh perjuangan mereka," ulasnya.

Diketahui Aksi Bela Islam 2 Desember digelar pertama kali di kawasan Monas pada 2016 silam. Kemudian gerakan yang kemudian santer dengan sebutan aksi 212 ini sempat menggelar reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212 tahun 2017 lalu. Kemudian tahun 2018 ini merupakan reuni akbar alumni 212. Aksi belakangan mulai menuai pro dan kontra. Beberapa pihak bersuara untuk menolak aksi ini dengan alasan kebangsaan dan sebagainya. [hpy]

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2Rw4caw