
INILAHCOM, Surabaya - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyatakan kagum pada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini karena berhasil mengubah wajah kota Surabaya.
"Di Surabaya, perempuan bernama Risma mempercantik kota Surabaya," kata Grace dalam pidato politik pidato politik akhir tahun bertemakan "Keadilan untuk Perempuan Indonesia" di Acara Festival 11 PSI di Jatim Expo, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (11/12/2018) malam.
Dalam dua pekan terakhir, kata Grace Surabaya mendapat banyak pujian. Bunga Tabebuya yang berwarna jambon, yang kerap disebut bunga Sakura , bermekaran dan berguguran di Surabaya.
"Membuat kota ini begitu cantik. Membuat hati kita hangat dan bahagia," ucap dia.
Grace mengatakan Surabaya dan Jawa Timur mempunyai tempat yang istimewa bagi PSI. Selain Risma, kata dia, dari Jawa Timur lahir tokoh bangsa, kampiun Islam moderat, seorang laki-laki monogami, yaitu Mantan Presiden Abdurrahman Wahid.
"Ibu Khofifah Indar Parawansa, yang didukung oleh PSI dan baru terpilih sebagai Gubernur, adalah perempuan yang tangkas dan detail. Wakilnya, Emil Dardak, sahabat saya, sukses memimpin Trenggalek," ungkap dia.
Grace menilai terpilihnya Khofifah-Emil Dardak memperlihatkan atmosfer politik yang sehat, yang tidak dikotori kampanye kebencian suku dan agama. Menurut dia, politik yang sehat tersebut membuat warga bisa menentukan pilihan terbaik bagi dirinya ketika berada di bilik suara.
"Kita perlu memperluas politk akal sehat ini agar agar menyebar ke seluruh Indonesia. Tidak hanya di Jawa Timur, tidak hanya di Surabaya. Tahun 1945, Surabaya menjadi simbol perlawanan mempertahankan kemerdekaan Republik," jelas dia.
Lebih lanjut, dia mengatakan kota Surabaya terasa semakin penting karena kota Surabaya menjadi benteng Islam moderat san kaum nasionalis Indonesia. Surabaya, kata dia, adalah daerah di mana politik akal sehat mempunyai akar yang kuat.
"Dari Surabaya, dari Jawa Timur, kita akan memulai perjuangan penting, mewujudkan Indonesia menjadi tanah di mana perempuan diperlakukan setara. Negeri di mana semua orang, tanpa memandang suku dan agama, bisa hidup berdampingan, bekerjasama membangun Indonesia menjadi negara yang modern dan kuat," pungkas dia.[jat]
from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2L8XkgF
No comments:
Post a Comment