
INILAHCOM, Jakarta - Pada perdagangan Rabu (30/1/2019), IHSG potensi breakout di atas 6.500 versus breakdown ke 6.350.
"Kami lihat secara teknikal proses konsolidasi sideways short term untuk meredakan keadaan jenuh beli mempunyai potensi breakout diatas 6.500 versus skenario breakdown kaum beruang ke 6.350," kata analis senior KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko, seperti mengutip hasil analisisnya, Selasa (29/1/2019).
IHSG bergerak dalam kisaran support: 6.410-6.320-6.270-6.160-6.040 dan level resistance 6.500-6.550-6.600-6.640. untuk stock picks buy untuk saham BBRI, PTBA, BBTN dan PGAS.
Saham Bank BRI (BBRI) dengan profit taking target di Rp.3.890-4.090. Entry (1) Rp.3.740, Entry (2) Rp.3.680, dan cut loss point: Rp.3.610.
Saham Bukit Asam (PTBA) dengan profit taking target Rp.4.620-4.720-4.920. Entry (1) Rp.4.370, Entry (2) Rp.4.320, dan cut loss point: Rp.4.280.
Sementara saham Bank BTN (BBTN) dengan profit taking target Rp.2.720-2.820-2.920. Dengan entry (1) Rp.2.620, Entry (2) Rp.2.580 dan Cut loss point: Rp.2.520.
Sham Perusahaan Gas (PGAS) dengan profit taking target: Rp.2.490-2.590. Entry (1) Rp.2.340, Entry (2) Rp.2.310, dan cut loss point: Rp.2.240.
Pada penutupan perdagangan Selasa (29/1/2019), IHSG berakhir jatuh 0,3% ke 6.436,48 dari level pembukaan di 6.458,71. Indeks dipengaruhi 241 saham melemah, 159 saham menguat dan 134 saham tidak mengalami perubahan.
Volume perdagangan mencapai 11,5 miliar saham senilai Rp9,5 triliun sebanyak 434.513 kali transaksi. Pembelian investor asing sebesar Rp3,5 triliun. Penjualan investor asing menjadi Rp2,8 triliun. Jadi indeks mengalami net foreing buy sebesar Rp672,1 miliar.
Indeks LQ45 turun 0,3%, IDX30 turun 0,3%, indeks JII turun 0,3%, indeks ISSI turun 0,3%, indeks SMInfra18 jatuh 1,07%. Indeks terserat pelemahan saham sektor perdagangan 1,2% diikuti saham sektor properti yang turun 0,9%. Penguatan coba dilakukan saham sektor infrastruktur yang naik 0,6% diikuti saham sektor aneka industri 0,1%.
No comments:
Post a Comment