Pages

Wednesday, March 20, 2019

Bursa Saham Asia Tetap dalam Tekanan

INILAHCOM, Jakarta - Investor bursa Asia memproses sinyal beragam pada pembicaraan perdagangan AS dan China dan menunggu pertemuan Fed di kemudian hari. Kondisi ini memicu pasar saham Asia sebagian besar turun dalam perdagangan lesu pada Rabu pagi (20/3/2019).

Pada hari Selasa, Bloomberg News melaporkan bahwa beberapa pejabat AS khawatir bahwa Cina mengingkari konsesi perdagangan dan bahwa negosiator Tiongkok baru-baru ini mendorong kembali karena AS belum cukup meyakinkan mereka bahwa tarif akan dinaikkan jika kesepakatan perdagangan dibuat.

Namun kemudian pada hari itu, Wall Street Journal melaporkan bahwa perundingan sedang dalam tahap akhir, dan pejabat tinggi AS akan terbang ke Beijing, pekan depan untuk pembicaraan lebih lanjut, dengan tujuan untuk menutup kesepakatan pada akhir April seperti mengutip marketwatch.com.

Indeks Nikkei NIK di bursa Jepang, + 0,20% hampir datar. Sementara Hang Seng HSI di bursa Hong Kong, -0,49% tergelincir 0,4%.

Shanghai Composite SHCOMP, -0,01% turun 0,6%, dan Kospi SEU Korea Selatan, -0,02% turun 1%. Indeks patokan Singapura STI, -0,43% mundur. Sementara Taiwan Y9999, + 0,37% naik tipis. Saham di Australia XJO, -0,32% turun sedikit.

Di antara saham individu, Sony 6758, -3,38% dan Nintendo 7974, -3,21% jatuh di perdagangan Tokyo setelah Google meluncurkan layanan videogame streaming baru, Stadia.

Di Hong Kong, PetroChina 0857, + 0,37% naik sementara perusahaan properti seperti China Overseas Land & Investment 0688, -1,96% dan China Resources Land 1109, -1,63% jatuh. Samsung 005930, + 0,34% tergelincir di Korea Selatan sementara LG Electronics 066570, + 1,71% menguat.

Fortescue Metals FMG, -6,74% tenggelam di Australia, bersama dengan sesama saham pertambangan Rio Tinto RIO, -2,81% dan BHP BHP, -1,04%.

Let's block ads! (Why?)

from Inilah.com - Terkini kalo berita nya ga lengkap buka link disamping https://ift.tt/2Fnxmoj

No comments:

Post a Comment